Menghafal al-quran bisa mencerdaskan otak
Ayah Bunda Yaa bunayya !
Salah satu cara agar anak dekat dan terbiasa dengan Al-Qur’an ialah pembiasaan dekat dengan Al-Qur’an sejak dalam kandungan. Menurut Tien Soekresno sejak dalam kandungan, janin yang dibiasakan diperdengarkan bacaan Al-Qur’an akan terbentuk sebuah ‘space’ di otaknya sebuah kemampuan lain yaitu terbiasa dengan bacaan yang baik. Bacaan Al-Qur’an mampu merangsang syaraf-syaraf otak pada anak, tambahnya.
Maka jangan heran jika Haqers menemukan anak di usia relatif kecil sudah menghafal Al-Qur’an , seperti halnya Hauzah Ilmiah Qom yang paling belia (lima tahun) dan dengan kecerdasannya ini anak pertama dari negeri Iran ini berhasil memperoleh titel Doktor kehormatan dari salah satu universitas Inggris di usianya yang ketujuh.
Dari berbagai penelitian membuktikan jika usia dini (0-6 tahun) merupakan periode atau masa keemasan (the golden age) yang sangat menentukan tahap perkembangan anak selanjutnya.
Kecerdasan anak mencapai 50 persen pada usia 0 – 4 tahun, sebanyak 80 persen pada usia delapan tahun, dan mencapai 100 persen pada usia 18 tahun. Ini berarti masa emas seorang anak berada pada usia dini, sebelum berusia 7 tahun.
Pada masa emas, kecepatan pertumbuhan otak anak sangat tinggi, mencapai 50 persen dari keseluruhan perkembangan otak anak selama hidupnya. Di masa ini, seorang anak mampu menyerap ide dan pengetahuan jauh lebih kuat daripada orang dewasa. Manfaatkanlah kehebatan otak anak dengan membiasakan dengan hal-hal positif.
Dengan membiasakan hal-hal positif InsyaAllah ayah bunda dapat melahirkan pribadi-pribadi saleh, cerdas, dan tangguh sehingga kelak bisa menjadi “Generasi Harapan”.
Untuk para orang tua sudah saatnya memanfaatkan kesempatan tumbuh kembang anak dengan mempengaruhi kemampuan otak anak dalam menganyam neuron, karena kesempatan untuk memperkuat koneksi otak terbuka luas selama masa anak-anak. Tetapi akan lebih baik jika ayah bunda turut aktif dalam proses tersebut.
Apa sebenarnya yang terjadi? – Membiasakan Membaca Al-Quran setelah maghrib dan subuh dapat meningkatkan kercerdasan otak hingga 80 persen, hal ini karena pada waktu tersebut merupakan pergantian dari siang ke malam dan dari malam ke siang hari. Disamping itu ayah bunda, ada tiga aktivitas sekaligus yang dilakukan yaitu membaca, melihat dan mendengar.
Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang itu kuat ingatan atau hafalannya diantaranya:
- Menyedikitkan makan
- Membiasakan melaksanakan ibadah shalat malam
- dan membaca Al-Quran sambil melihat kepada mushaf
Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat manusia, dan juga memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca dengan Kitab Suci Al-Quran. Selain itu, membaca Al-Quran juga mendatangkan pahala sobat.
Dokter ahli jiwa, Dr. Al Qadhi melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat (AS) berhasil membuktikan bahwa hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Al-Quran, maka seorang Muslim itu baik mereka yang biasa berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan sebagai berikut:
- Fisiologis yang sangat besar
- Penurunan Depresi kesedihan
- Memperoleh ketenangan jiwa
- Menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya.
Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik.
Dari hasil ujicobanya ini ayah bunda , ia menyimpulkan bahwa membaca Al-Quran berpengaruh besar hingga 97 persen melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1994 disebutkan Al-Quran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97 persen bagi mereka yang hanya mendengarkannya sobat. Subhanallah.
Untuk itu sobat, mari mulai sekarang ini kita mulai meluangkan waktu kita beberapa menit dari 24 jam di hari kita yang diberikan oleh Allah swt. untuk membaca, mentadaburi dan memahami isi yang ada dalam Kitab Suci Al-Quran. Semoga Allah menurunkan hidayahnya kepada kita agar kita dapat mencintai Al-Quran dalam kehidupan kita. Amiin
