PROFIL
A. Sekilas Pendidikan Integral Hidayatullah
Pendidikan Integral Hidayatullah memiliki tujuan pendidikan dan asas da kurikulum beserta sistem pendidikan secara khas berlandaskan pada Sistematika Nuzulnya Wahyu (SNW).SNW merujuk pada framework Islam dan ittiba’ kepada Rasulullah Saw. Manhaj ini lebih penting dari materi pelajaran dan guru. Manhaj ini tidak hanya berurusan dengan fakta dan data. Ia berkaitan dengan methodologis artinya bagaimana data dan fakta itu dipahami. Data dan fakta yag ada harus selaras dengan manhaj.
Itulah mengapa standart pendidikan integral hidayatullah tidak bisa memakai manhaj peradaban asing. Ia bisa memakai metode asing tapi bukanlah manhaj. Sains barat,misalnya, tidak sepenuhnya ditolak atau diterima. Unsur asing perlu dicerna,diproses untuk diserap atau dibuang, persis metabolisme tubuh manusia. Sebagian makanan perlu diserap, sebagian lagi harus di buang. Kalau tidak demikian, maka akan terjadi penyimpangan atau bahkan melenceng jauh dari cita-cita berqur’an dan bersunnah.
Pendidikan yang ada dipondok pesantren Hidayatullah (baik proses maupun hasil) seluruhnya harus merujuk dan di jiwai oleh manhaj ini. Ia harus dapat diterjemahkan baik dalam proses belajar mengajar, budaya kerja, manjemen, pengambilan keputusan, pembinaan SDM, dan seluruh aspek lainnya yang ingin di capai oleh lembaga ini.
Konsekuensinya ustadz/ustadzah, murrabi, pengasuh, murid/santri, karyawan, dan seluruh warga pesantren ini harus memahami manhaj ini dengan baik serta mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari karena merekan adalah bagian yang berperan penting dalam memperagakan manhaj inidalam kehidupan nyata.
Manhaj ini membahas berbagai hal yang merupakan penanaman nilai, konsep,visi-misi, standart, dan model kepribadian serta keyakinan.
1. Surah al-“alaq
2. Surah al-qolam
3. Surah al-muzzamil
4. Surah al-muddatsir
5. Surah al-fatihah
Jadi sebagai lembaga islam yang mempunyai komitmen dalam membangun peradaban islam, maka pesantren Hidayatullah harus senantiasa menjaga , memelihara dan mengaplikasikan manhajnya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam Garis Besar Program Pendidikan (GBPP) integral Hidayatullah di sebutkan bahwa arah pendidikan Integral Hidayatullah yang berakar pada nilai-nilai islam untuk meningkatkan kecerdasan siswa serta harkat dan martabat islam.
1. Harus menjamin ikut serta dalam membangun peradaban islam.
2. Harus dapat meningkatkan kecerdasan peserta didiknya.
3. Harus dirancang untuk meningkatkan harkat dan martabat islam dan kaum muslimin.
4. Harus menimbulkan rasa tanggungjawab pada output didik untuk senantiasa membela keluhuran islam dan ummatnya.
5. Harus diarahkan untuk menghasilkan output didik yang mampu mandiri.
6. Harus diarahkan untuk menumbuhkan rasa kepedulian peserta didik terhadap masalah yang berkembang di masyarakat.
7. Harus dilaksanakan secara profesional, terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat dan mengakses kepada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.
8. Harus mengakomodir secara layak anak-anak yatim, piatu, terlantar dan tidak mampu lainnya.
Atas dasar inilah MI Tahfidziyah Yaa Bunayya Mojokerto berkomitmen penuh dalam membangun peradaban islam. Sehingga aktivitas pendidikan senantiasa menjaga, memelihara, dan mengaplikasikan manhaj islam dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam upaya turut mencerdaskan kehidupan berbangsa dan mempersiapkan generasi ummat yang cerdas, unggul, dan mandiri. Pondok pesantren Hidayatullah Mojokerto berupaya untuk mewujudkan generasi ummat islam yang berakhlaq mulia, beraqidah salimah( aqidah yang benar)dan mempunyai kemampuan intelektual dan ketrampilan yang tinggi.
B. Keunggulan
Sebagai salah satu sekolah unggulan di Mojokerto, MI Tahfidziyah Yaa Bunayya Mojokerto mempunyai keunggulan antara lain sebagai berikut:
1. Pendidik dan Tenaga Kependidikan
a. Pendidik dan tenaga kependidikan merupakan SDM yang diterima melalui proses yang panjang dan di bina secara kontinyu dan berkesinambungan.
b. Mempunyai aqidah,akhlaq, ibadah dan kompetensi dasar yang baik
2. Kurikulum dan proses pembelajaran.
a. Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum nasional ( K13) untuk materi umum dan kurikulum khas Hidayatullah untuk materi diniyah
b. Dengan pendekatan Tematik, anak-anak mampu mengikuti kegiatan pembelajaran dengan mudah diserap dan menyenangkan.
c. Proses pembelajaran dengan konsep fullday, tugas orang tua untuk mendampingi belajar dirumah terminimalisir.
d. Konsep lima hari belajar membuat orangtua memiliki banyak waktu untuk lebih dekat dengan putra-putri di akhir pekan.
3. Fasilitas dan lingkungan
a. Prasarana dan sarana yang memadai, antara lain kegiatan belajar menggunakan multimedia menjadikan pembelajaran lebih bervariasi dan menyenangkan.
b. Lingkungan yang bersih, asri, ilmiah, dam islamiah dilingkungan pesantren Hidayatullah menjadikan anak-anak lebih nyaman dan terkondisi.
